Galé [n] Geo

Gawi Gale Geo

Home / Ayam Geo / Serama Mungil aka Kebencet Baru Netas

Serama Mungil aka Kebencet Baru Netas

/
/
322 Views

Setelah panjang menunggu penantian 21 hari itu berakhir. Dan hari ini tanggal 24 Juni 2017 hadir satu Serama mungil dari bilik mesin tetas styrofoam sederhana backyardgeo. Alhamdulillah, Meski kemarin sempat ragu memprediksi kualitas inkubator handmade tersebut, ternyata kekuatannya masih bisa memecah cangkang telur untuk mengeluarkan jenis unggas nyang dibenam kedalamnya. Masih lewat cara Caesar namun kali ini target operasinya adalah ayam Serama nyang dicap orang Bangka dengan sebutan ayam Taipau.

Imut, mungil, mengkeret dan boleh jadi masuk kategori kebencet untuk hitungan orang bangka. Karena Serama hasil operasi ini tak seperti kebanyakan. Tapi nyang terindah menurut ukuran Galegeo adalah titisan warnanya mempesona. Jelas status paduan warna Serama tersebut akan berubah seiring pertumbuhan umur, what ever lah. Pastinya hari ini Galegeo masih diberi kesempatan untuk mengagumi satu bentuk keindahan mahakarya Sang Pencipta.

 

Cerita perjuangan saat berjibaku meretas cangkang telur Serama ini terasa lebih panjang dari proses sebelumnya. Berasa gugup juga karena sudah lama tidak melakukan operasi Caesar pada telur ayam. Mungkin bisa jadi ada para breeder diujung sana nyang tidak setuju dengan jalur proses penetasan telur ayam nyang biasa Galegeo lakukan ini, tapi maap, untuk saat ini kami di backyardGeo Menara masih belum punya pilihan lain untuk mengeluarkan anak ayam dari cangkangnya, selain dengan cara mengupas kulit telur nyang sudah retak tersebut.

Pengalaman sebelumnya sudah mengajarkan bahwa jika telur eraman mesin tetas Galegeo sudah pecah dan dibiarkan seja seiring waktu untuk pecah sendiri, maka resiko nyang diterima adalah anak ayam tersebut akan mati karena tidak bisa memecahkan kulit telurnya sendiri. Memang ada nyang salah, tapi memang belum punya waktu saja untuk melaksanakan solusinya.

Jibaku Serama Mungil

Dan perjuangan belum selesai, teman. Masih menyisakan kondisi mesin tetas Galegeo nyang lamur termakan waktu nyang menggangu proses penetasan telur Serama kali ini. Entah kenapa tak ada angin dan tak ribut, tak ada gula koq ada semut?

Galegeo justru menyadari ada telur retak karena banyak semut nyang mengelilinginya. Sudah diakali dengan cara melapisi badan kotak inkubator sebelah dalam dengan oli, tetap saja besemut. Dibuang dengan sedikit kasar menggunakan api rokok masih saja muncul bahkan memenuhi permukaan cangkang telur nyang sudah pecah. Jadinya dalam hitungan beberapa menit sekali Galegeo harus bolak balik ke mesin tetas guna melihat kondisi telur dan membuang semua spesies ordo “Hymenoptera” nyang ada.

Ternyata para serangga kecil itu telah menggerogoti badan styrofoam sebagai tempat masuk, dan itu dibanyak sisi (makanya diusirpun percuma). Heran,..Padahal saat inkubator Styrofoam itu tidak digunakan, justru dibersihkan dengan cara dicuci lantas dijemur hingga kering. Apa bisa jadi nyang kita anggap bersih itu belum tentu bersih?, hingga masih menyisakan bau nyang mengundang para semut jadi doyan. Dan tak pula terpikirkan oleh Galegeo untuk mencari solusinya saat itu. Hingga akhirnya Caesar berjalan lancar dan anak Cemani mungil itu hadir kedunia, barulah muncul ide untuk menempatkannya pada satu wadah nyang sebelumnya sudah lumur dengan kapur ajaib pada bagian atas sisi luar.

Hasilnya, Anak ayam Taipau itu berasa mantap dalam kotak inkubator tanpa takut akan datangnya pengganggu. Usaha pertama untuk menjadi ‘ibu’ ayam pun sudah dilakukan dengan memberi minum menggunakan suntik serta memberi makan anak ayam Serama Mungil itu dengan roti. What… roti? Semoga panjang umurmu, nak. Bikin ramai backyardgeo Menara.

Galegeo sempat mengabadikan momen imut-imut dengan maksud paling tidak ada kenangan tentang ayam Taipau. Coba saja lihat video Serama Mungil nan kebencet ini, boleh jadi bisa menjadi obat stress anda.  🙂

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula,Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *