Galé [n] Geo

Gawi Gale Geo

Home / DIY Geo / Cara Operasi Caesar Anakan Cemani

Cara Operasi Caesar Anakan Cemani

/
/
/
video
1140 Views

Tak terasa seiring jalan mesin tetas handmade kemaren telah terbukti kesaktiannya. Meski dibuat seadanya namun bisa menghasilkan bibit nyang nanti diharapkan dapat menambah populasi Gallus di BackyardGeo. Tak semua telur masuk ke inkubator keluar dalam bentuk sempurna memang, mengingat dari sononya telur tetas dibedakan antara Fertil dan Infertil. Fertil adalah telur nyang dibuahi karena terjadinya perkawinan antara ayam jantan dengan ayam betina sedang Infertil adalah telur tanpa pembuahan. Namun selain masalah diatas, sepertinya Mesin tetas telur Galegeo ini punya kendala lain sehingga harus dilangsungkan proses operasi Caesar anakan Cemani.

Masalah utama mesin tetas telur ayam sederhana ala Galegeo itu adalah, bakal calon anak ayam nyang sudah bisa membuat retak cangkang telurnya tidak bisa membuka keseluruhan cangkang sehingga menyebabkan anak ayam itu mati. Hal itu baru disadari berdasarkan pengalaman. Ada cangkang yang sudah pecah, sekitar setengah hari lewat diameter pecah mencapai 1 centimeter. Namun setelah ditunggu-tunggu seharian ketika mesin tetas itu dibuka untuk melihat seberapa jauh perkembangan retak cangkang itu, ternyata anak ayam itu sudah mati. Dan kejadian itu berulang hingga 3 sampai empat kali.

Sebab nyang bisa dikira-kira mengapa anak ayam itu bisa mati karena tidak bisa keluar dari cangkangnya adalah ukuran relatif humadity inkubator tidak pernah diukur dan disetel secara pas pada 50-55%. Jujur, sampai artikel Cara Operasi Caesar Anakan Cemani ini ditulis, tidak ada hygrometer dalam mesin tetas galegeo. Kenapa,.. selalu anggep remeh.

Teman-teman sudah menyarankan untuk membongkar cangkang itu dengan tangan tanpa menunggu anak ayam memecahkannya. Namun dengan alasan ‘punya hati’ dan tak tega, saran itu diabaikan. Hanya saja mengingat lamanya waktu menunggu cangkang telur retak dengan melihat ketidak berdayaan anak ayam keluar dari cangkang, membuat galegeo jadi raja tega. Akhirnya operasi Caesar jadi pilihan terakhir.

Operasi Caesar pada Telur tetas ini adalah istilah Galegeo sendiri nyang mengacu pada istilah Caesar sebenarnya. Dimana saat anak ayam harusnya punya opsi menetas normal malah dikeluarkan dengan cara menyayat kulit telurnya. Alat nyang perlukan tak banyak hanya obeng min kecil biasa digunakan untuk membuka baut pada handphone jadul serta gunting buat jaga-jaga.

Cara operasi Caesar Anakan Cemani

Selalu diingat bahwa nyawa anak ayam adalah taruhannya. Intinya hanya telaten dan hati-hati. Nyang harus dilakukan adalah mengelopak cangkang telur ditempat pecah awal hingga tersisa hanya selaput pembungkus anak ayam tersebut. Satu pelajaran nyang baru galegeo tau adalah ternyata selaput telur itu bukan cuma satu seperti saat kita membuka telur rebus, tapi ada dua membran. Dan jangan pernah coba-coba untuk membuka selaput itu secara paksa meski sepenglihatan kita tak mengenai anak ayam, tapi disaat kita gunting maka darahlah nyang akan memenuhi seluruh permukaan cangkang nyang sudah bersih dari cangkang. Dan hal itu justru malah membuat anak ayam lebih susah bergerak karena ketika kita memasukkan kedalam inkubator darah itu mengering dan keras. Hal itu mengakibatkan anak ayam tersebut lebih susah untuk keluar dari cangkang.

Sakit? entahlah.. karena diriku tak bisa meraba bahasa ayam. Maapkan jika cara seperti ini dianggap salah. Berharap saja mereka tidak kesakitan karena nyang galegeo lakukan adalah bentuk pertolongan agar anak ayam itu bisa menghirup udara bebas dan memulai hidup.

Untuk lebih jelas bagaimana cara operasi Caesar anakan Cemani ala Galegeo, Silahkan lihat video diatas. Semoga bermanfaat.

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula,Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *