Galé [n] Geo

Gawi Gale Geo

Home / Ayam Geo / Ada Kelas Ayam Cemani Di BackyardGeo

Ada Kelas Ayam Cemani Di BackyardGeo

/
/
768 Views

Selain Serama si Ayam Taipau itu, di BackyardGeo juga ada jenis ayam lain nyang punya sisi unik tersendiri. Jika Serama terkenal dengan sombongnya gegara doyan membusungkan dada, Kelas ayam Cemani terkenal klenik karena unsur hitam nyang melekat diseluruh tubuhnya.

Bicara Cemani tak beda dengan kita bicara ayam Kedu, karena ayam Cemani adalah Ras lokal berasal dari Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung. Spesies genetik gallus asli Indonesia ini tak disadari banyak pihak adalah cikal bakal ayam black orpington. Praktis, ayam cemani yang merupakan seleksi genetik dari ayam kedu hitam.

Sejatinya kelas ayam Cemani adalah seleksi Kedu Hitam dengan pemurnian ke arah warna hitam dan jengger tunggal bergerigi. Leif Adersson, seorang ilmuwan asal Swedia, menemukan bahwa gen yang bermutasi pada Cemani merupakan gen “endothelian-3” (EDN-3) adalah gen yang membuat lapisan sel epidemis diseluruh badan tubuh ayam ini menghasilkan warna (pigmen) hitam.

Sebutan Cemani nyang lekat pada ayam asli Kedu ini diambil dari bahasa Jawa nyang mempunyai arti Hitam legam (hingga ke tulang-tulangnya).

Riwayat Ayam Cemani

Ada dua versi asal usul ayam Cemani nyang beredar luas di kalangan penghobi, yaitu:

Versi Tjokromiharjo
Tjokromiharjo adalah seorang kepala desa Kalikuto sekaligus ahli peternakan nyang pernah belajar kepada Dr. Douwes Dekker. Versi ini mengatakan bahwa Cemani bukan berasal dari Kedu melainkan dari generasi ayam Inggris nyang dibawa pada zaman pemerintahan kolonial Raffles serta dikembangkan oleh Tjokromiharjo dari hasil silang dengan ras lokal Indonesia yang berkembang hingga daerah Kedu. Di kedu persilangan ayam ini menghasilkan turunan berwarna hitam yang kini kita kenal dengan nama ayam Hitam Kedu atau juga ayam Cemani.

Kelas Ayam Cemani

Versi Makukuhan
Menurut kisah, kehadiran genetik unggas asli Indonesia ini tak disengaja. Menurut legenda sebelum lahir kota Temanggung, hiduplah seorang pertapa sakti mandraguna bernama Ki Ageng Makukuhan nyang hobi mengkoleksi ayam serba hitam. Hingga pada suatu hari ketika sedang bertapa di sebuah kuburan keramat di wilayah Kedu, dia mendapat wangsit untuk mengobati penyakit putra Panembahan Hargo Pikukuh yang bernama Lintang Katon. Sakit nyang diderita anak semata wayang itu sembuh ketika diobati dengan ayam milik Ki Ageng Makukuhan. Dari cerita inilah muncullah tradisi Cemani sebagai lambang kesembuhan dan (masih) sering digunakan untuk hal nyang berbau klenik.

Belum tau termasuk jenis apa ayam hitam nyang ada di backyardgeo, Entah Kedu atau kelas ayam Cemani. Semoga saja Galegeo bisa memelihara serta merawat semua hewan di halaman belakang dan bisa berkembang biak. Amin.

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula,Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *