Galé [n] Geo

Gawi Gale Geo

Home / Ayam Geo / Cemani Baru Bertelur: Telur Pertama Kaku Seperti Telur Penyu

Cemani Baru Bertelur: Telur Pertama Kaku Seperti Telur Penyu

/
/
/
video
930 Views

Populasi biak unggas backyardGeo menunjukkan arah maju. jumlah tetas terlihat (meski tak seperti Beliau nyang punya kate dengan kandang seadanya, ehmmm) anak-anak ayam bermunculan dari inkubator styrofoam sederhana. Patah tumbuh hilang berganti, bisa jadi pepatah ini kena implementasinya dengan aktifitas backyardGeo. Netas satu anak ayam, tergantikan oleh telur baru untuk siap menjadi calon anak ayam lagi. Tapi ada kejadian aneh. Dari sekian banyak telur ayam nyang pernah dipegang Galegeo, telur satu ini terbilang lucu. Imut-imut dan menggemaskan. Bagaimana tidak, Cemani baru bertelur hari ini mengeluarkan telur pertamanya tidak keras. Cangkangnya lembut seperti telur penyu.

Ini pengalaman pertama galegeo bergelut dengan telur ayam. Telur nyang biasanya keras berbeda dengan telur Cemani ini. Cangkang/Kerabangnya jika dipencet akan ikut membelesak kedalam dan akan kembali seperti semula jika dipencet pada bagian sebaliknya. Jelas ini jadi pertanyaan bagi para backyard breeder pemula nyang memang belum pernah nemu pengalaman telur bercangkang lembut. Tapi memang kasus telur berkerabang tipis punya penjelasan logika. Mangkanya setelah bertanya pada mbah Google, Galegeo dapet sedikit pencerahan tentang trigger kerabang telur melunak itu.

Faktor penyebab cangkang telur tipis pada Cemani baru bertelur antara lain adalah:

Telur kurang Kalsium
Ayam selama bertelur memerlukan Kalsium (Ca) sampai 20 kali dari kebutuhan normal. Standar kerabang bagus adalah tersusun atas 40-60% Kalsium. Jika indukan ayam tidak punya cukup stok Ca, maka pembentukan kerabang jadi tidak stabil dan efek salah satunya bisa mengakibatkan kerabang telur lunak.

Cuaca panas
Jika suhu/cuaca panas ayam banyak mengeluarkan karbondioksida (CO2) karena panting (megap-megap). Konsumsi ransum menurun jadinya ayam tidak mendapat asupan cukup nutrisi. Padahal CO2 perlu untuk membentuk kalsium karbonat (CaCO3) yang gunanya menyusun kerabang telur. Jadi jika CO2 sedikit maka telur mudah retak karena kerabang nyang tipis

Infeksi penyakit
Ada beberapa penyakit nyang menjadi trigger tipisnya kerabang telur. Penyakit itu antara lain adalah IB, ND, EDS dan AI. Pada kasu EDS dan AI bisa menyebabkan telur malah tidak memiliki kerabang sedang pada sakit ND kerabang telur jadi tidak normal (lunak, tipis dan kasar)

Stress
Strees pada ayam juga bisa menjadi penyebab tipisnya cangkang telur. Perlakuan kasar hingga suara gaduh menyebabkan proses pembentukan kerabang telur berjalan tidak sempurna. Itulah makanya penting menjaga suasana setenang mungkin saat masa bertelur (Info Medion Edisi November 2009)

Wis,..artinya sekarang Galegeo ndak kaget lagi lah kalo melihat dan ketemu Cemani baru bertelur atau telur ayam lain nyang bercangkang tipis lembut ndak kaku seperti telur penyu. Kalo menurut pengalaman pemain ayam senior, umumnya telur berkerabang tipis ada pada hitungan telur pertama dan bisa jadi telur kedua. Namun pada telur ketiga cangkang akan normal. Ai dono lah. Fase sekarang backyardGeo masih dalam proses pembelajaran. dan akan terus belajar biar ayam-ayam dikandang jadi beranak pinak. Semua masalah adalah hikmah koq.

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula,Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *