Galé [n] Geo

Gawi Gale Geo

Home / Ayam Geo / Muasal Ayam Siam Menara Penghuni BackyardGeo

Muasal Ayam Siam Menara Penghuni BackyardGeo

/
/
308 Views

Ada lagi Gallus baru nyang mondok di backyardGeo dengan spesifikasi kelas ayam petarung, dia adalah.. Ayam Siam Bangkok. Sebenarnya sedikit spekulasi untuk memelihara jenis ayam tarung ini mengingat temperamen tinggi nyang dimilikinya hingga tidak bisa dibaur dengan jenis ayam lain, (terutama para pak jago) Namun untuk menambah khasanah unggas di kandang belakang, akhirnya galegeo mengambil keputusan untuk merawatnya. Ayam Siam gang Menara itu sendiri dapetnya dari teman TAM TV nyang memang penghobi sabung (makaseh, bung).

Pucuk Pangkal Cerita Ayam Siam

Jika dilihat dari sisi nama, penamaan ayam biasanya terkait dengan daerah asal begitu juga dengan nama jenis ayam aduan ini. Trah unggas petarung satu  ini memang asalnya dari Thailand dengan ibukota Bangkok. Mangkanya doi bisa punya nama Siam atau ayam Bangkok.

Menilik lebih jauh lagi kebelakang nyatanya cikal bakal Ayam Siam Bangkok justru booming pertama kali di Cina sekitar 1400 SM. Saat ada memang jenis ayam nyang selalu terlibat dalam setiap aduan (sabung) hingga kegiatan ini meluas dan sampai bisa membuat para penghobi ayam tarung pada masa itu berlomba mencari bibit hebat ayam petarung. Mereka ber-eksperimen untuk mencari petarung nyang bisa melumpuhkan lawan dengan sekali tendang, termasuk kawin silang dengan ayam Kampung.

Tapi saat Cina bergelut mencari bibit petarung terbaik untuk unggas jenis ayam, Thailand justru sudah mendapatkan ayam adu super berjuluk King’s Chicken (sekarang Ayam Bangkok). Inilah cikal bakal Siam Bangkok dengan kecerdikan, pukulan mematikan serta gerak cepatnya nyang bisa memukul jatuh semua ayam sabung Cina. Pemain Sabung ayam Cina memberinya gelar “Leung Hang Qhao“.

Kalo mau jujur, kepopuleran ayam asal Negeri Gajah Putih dalam kelas ayam sabung tak perlu diragukan lagi. Ketenaran ayam Bangkok bahkan bisa menaikkan devisa negara Thailand. Hingga tren adu ayam jadi lahan bisnis tak hanya di kawasan Asia Tenggara melainkan merambah sampai ke Amerika Serikat, Inggris dan Meksiko.

Indonesia mengenal cerita sabung ayam sudah sejak zaman Majapahit dan itu bisa dibuktikan dengan adanya cerita rakyat nyang melegenda terkait tradisi adu ayam, seperti Kamandaka, Cindelaras juga Ciung Wanara. Namun setelah lewat masa itu, sebanyak apapun ragam ayam Indonesia, nyatanya tetap saja lebih populer ayam Siam dari Thailand.

Kalau bicara kawasan nyang punya peran dalam mengembangkan ayam Bangkok sebagai ayam sabung di Indonesia, itu artinya kita bicara tentang daerah Tuban, Jawa Timur. Lepas dari itu Nusantara sendiri punya jenis ayam sabung walau tak sekelas ayam Bangkok hebatnya. Dua diantaranya adalah Ayam Wereng Madura serta Ayam Kinantan dari Sumatera.

Galegeo beruntung bisa mendapatkan ayam Siam dari trah unggulan. Jika dilihat dari umur ayam Bangkok punya BackyardGeo memang tergolong muda, paling sekitar 5-6 bulan. Justru itu bukan masalah berarti karena Galegeo malah bisa jadi banyak belajar gerak-gerik kelas ayam sabung ini.

Pucuk Pangkal Ayam Siam Menara Betina
Ayam Siam Betina BackyardGeo

Kesan pertama begitu menaruh sepasang ayam Siam Bangkok tersebut ke dalam backyardGeo adalah, tingkah mereka nyang belum bisa beradaptasi (standar ayam baru nyang masuk ke lain kandang). Ada juga tingkah Siam nyang membuat dongkol hati saat menjelang Magrib ayam Siam betina berhasil menemukan celah untuk keluar dari kandang dengan cara meloncat ke pagar nyang memisahkan batas rumah. Mereka meloncat dan keluar hingga akhirnya galegeo sibuk mencari serta menangkapnya kembali di halaman belakang rumah tetangga. Dan itu terjadi dua hari berturut sampai akhirnya galegeo memutuskan membuat atap kandang dari jaring guna menghindari ayam-ayam meloncat keluar kandang.

Sepasang ayam Siam nyang sehat rupanya. Makannya lahap terkesan serakah karena mereka akan mengusir ayam lain mendekati pakan mereka. Sifat tarung si jago di kandang milik galegeo ini belum kelihatan. Si Bangkok akan ngibrit saat jago Cemani datang mendekati bahkan jika ayam Jago Serama nyang notabene kecil seupil datang, ayam Siam itu lari menjauh. Harapannya sih semua jenis ayam nyang ada di backyardGeo bisa hidup rukun tanpa saling menyakiti (cieee..). Tapi ya gak tau.. wong ayam juga binatang koq nyang bergerak dengan insting dan naluri.

Koq namanya jadi Ayam Siam Menara dan bukan ayam Siam Bangkok. hmm.. itu karena mereka tinggal di kandang berlokasi di jalan Menara saja. Lagian apalah arti sebuah nama jika ditendang gak rubuh, digoyang pun gak jatuh karena namanya Teguh! haa..laah.

Saat ini posisi ayam Siam jantan berada di luar kandang inti alias ditebar bebas. Sedang Siam betina jadi madu tiga bersama ayam Ketawa betina dan Cemani betina untuk melayani satu jago Cemani. Kenapa 3 jenis ayam betina dikurung dalam satu kandang dengan 1 jago karena pengen liat apa sih jadi silangnya jika mereka berhasil bertelur, menetas dan besar. Inilah akhir cerita Pucuk Pangkal Ayam Siam Menara. Just share bai.

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula,Vestibulum nec placerat orci. Mauris vehicula

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *